Target Untung 1 Miliar Pertama Investasi Saham Syariah (GRATIS)

Di kelas miliarder, terdapat strategi jitu untung 1 Miliar Pertama Investasi Saham Syariah.
Ada beberapa gaya trading yang diadopsi trader dalam aktivitas tradingnya. Perdagangan harian adalah salah satu gaya perdagangan yang paling umum. Dalam keuangan Islam, setiap transaksi tidak boleh mengandung unsur riba (bunga), gharar (ketidakpastian), dan maysir (perjudian). Sebelum terlibat dalam aktivitas perdagangan harian, Anda perlu mengetahui tentang ketentuan perdagangan saham harian dalam Islam.

Apa itu perdagangan harian?
Day trading adalah aktivitas jual beli sekuritas dalam satu hari perdagangan. Perdagangan hari dapat terjadi di pasar mana pun, paling sering di valuta asing (valas) dan pasar saham. Mayoritas pedagang harian adalah orang-orang yang berpendidikan dan memiliki dana yang cukup baik. Pedagang harian adalah pedagang aktif yang menjalankan strategi intraday untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga untuk aset tertentu.

Masalah Syariah pada perdagangan harian
Islam tidak membatasi pembelian dan penjualan aset yang sama pada hari yang sama. Tidak ada jumlah minimum waktu seseorang harus menunggu untuk menjual aset setelah membelinya. Namun, ada masalah dalam aktivitas perdagangan harian yang perlu ditangani terkait dengan Penyelesaian Perdagangan. Trade Settlement adalah proses transfer saham ke rekening pembeli dan uang tunai ke rekening penjual. Biasanya, dibutuhkan 2 hari kerja.

Jika Penyelesaian Perdagangan memakan waktu 2 hari, maka masalah kepemilikan terjadi. Dalam Islam, seseorang tidak boleh memperdagangkan barang-barang yang tidak dimilikinya. Nabi Muhammad (saw) melarang menjual barang yang tidak dimiliki, dengan mengatakan:

“Jangan menjual apa yang bukan milikmu.” (Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa’i, At-Tirmidzi dan Ibn Majah atas otoritas Hakeem ibn Hizam)

Namun demikian yang harus diketahui sebelumnya adalah ada dua jenis kepemilikan; kepemilikan konstruktif dan kepemilikan fisik. Kepemilikan konstruktif adalah kontrol atas aset tanpa memiliki kontrol fisiknya. Ketika membeli saham, pembeli menanggung risiko kepemilikan penuh dalam hal untung atau rugi pada saat transaksi dilakukan, meskipun transaksi telah diselesaikan atau belum. Transaksi pembelian pada awalnya telah membentuk kepemilikan konstruktif.

Mengenai penjualan saham sebelum menerima surat saham, Syaikh Taqi Usmani berpendapat bahwa hal itu diperbolehkan karena transaksi tersebut telah menetapkan kepemilikan saham walau penyerahan sertifikat belum diterima. Dalam hal ini kepemilikan saham berpindah secara sah dari penjual kepada pembeli setelah selesainya transaksi, maka diperbolehkan untuk menjual saham sebelum penyerahannya.

Untuk mengetahui lebih lanjut penjelasan gamblang tentang “Target Untung 1 Miliar Pertama Investasi Saham Syariah”, segera block seat Anda dengan menghubungi link WA berikut:

https://wa.me/6281318417841

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi kami